Jelang PENAS XVII, Puluhan Hotel di Gorontalo Mulai Penuh Dipesan

GORONTALO – Tingginya antusiasme peserta menjelang pelaksanaan Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelayan ke-XVII yang akan berlangsung pada 20–25 Juni 2026 mulai berdampak pada tingkat hunian hotel di Provinsi Gorontalo. Sejumlah hotel dan penginapan dilaporkan mengalami lonjakan pemesanan bahkan telah mencapai kapasitas penuh beberapa pekan sebelum kegiatan dimulai.

Pemerintah Provinsi Gorontalo mencatat sedikitnya 23 hotel, penginapan, dan homestay telah terisi penuh oleh peserta maupun tamu yang akan menghadiri agenda nasional tersebut. Kondisi ini menunjukkan besarnya pergerakan tamu dari berbagai daerah yang akan memadati Gorontalo selama penyelenggaraan PENAS XVII.

Sekretaris Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Parekrafpora) Provinsi Gorontalo, Romi Moge, mengungkapkan bahwa tingkat keterisian kamar terus mengalami peningkatan seiring mendekatnya hari pelaksanaan kegiatan. Menurutnya, mayoritas pemesanan dilakukan jauh hari oleh delegasi dan peserta dari luar daerah.

“Dari data yang kami terima, dua hotel berbintang sudah terisi penuh, yakni Hotel Yulia dengan kapasitas 43 kamar dan Hotel Amaris sebanyak 147 kamar. Sementara hotel berbintang lainnya seperti Aston, Fox, dan Grand Q juga menunjukkan tingkat hunian yang sangat tinggi, bahkan sudah melampaui 75 persen,” ujar Romi.

Untuk mendukung kelancaran pelaksanaan PENAS XVII, pemerintah daerah telah menyiapkan total 57 hotel, penginapan, dan homestay yang tersebar di Kota Gorontalo dan wilayah sekitarnya. Selain itu, rumah-rumah warga di Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo, juga disiapkan sebagai alternatif akomodasi bagi peserta dan tamu yang datang.

Meski sejumlah hotel telah penuh, masih terdapat banyak pilihan akomodasi yang tersedia. Pemerintah mengimbau para tamu dan peserta yang belum melakukan reservasi agar segera melakukan pemesanan guna mendapatkan lokasi menginap yang sesuai dengan kebutuhan dan akses menuju lokasi kegiatan.

Pemantauan terhadap tingkat keterisian kamar akan terus dilakukan hingga menjelang pembukaan PENAS XVII. Data ketersediaan hotel juga akan diperbarui secara berkala dan disampaikan kepada organisasi perangkat daerah (OPD) yang bertugas mendampingi delegasi dari masing-masing provinsi.

Dengan meningkatnya okupansi hotel, pelaksanaan PENAS XVII tidak hanya menjadi momentum penting bagi sektor pertanian dan perikanan nasional, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan sektor pariwisata, perhotelan, dan ekonomi masyarakat di Provinsi Gorontalo.

Exit mobile version