Luluskan 250 Mahasiswa, Wakil Rektor III Berharap Lulusan Mampu Ciptakan Lapangan Kerja

POHUWATO — Universitas Pohuwato (Unipo) kembali mengukuhkan lulusan baru dalam Sidang Terbuka Senat Wisuda Angkatan IV Tahun 2026.

Prosesi wisuda yang diikuti oleh 250 mahasiswa dari berbagai program studi ini berlangsung khidmat di Gedung Ichsan Convention Center Pohuwato (ICCP), Kamis (18/6/2026).

Ketua Panitia Wisuda Angkatan IV Universitas Pohuwato, Hasman Umuri, S.IP., M.Si, menyatakan bahwa momentum kelulusan ini merupakan wujud nyata kontribusi perguruan tinggi dalam mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) yang siap membangun daerah.

Hasman menekankan, tantangan dunia kerja yang semakin dinamis menuntut para lulusan untuk tidak hanya fokus mencari pekerjaan, melainkan harus mampu berinovasi.

“Kami berharap ilmu yang telah didapatkan di bangku kuliah bisa diimplementasikan dengan baik di tengah masyarakat. Lulusan Unipo diharapkan tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi juga mampu menciptakan inovasi dan lapangan pekerjaan baru,” ujar Hasman saat ditemui di Gedung ICCP, Kamis.

Selain mendorong kemandirian ekonomi melalui kewirausahaan, Hasman juga mengingatkan para wisudawan untuk menjaga integritas dan nama baik institusi di mana pun mereka berkiprah.

Menurut dia, gelar sarjana yang disematkan membawa tanggung jawab moral yang besar sebagai agen perubahan di masyarakat.

“Alhamdulillah, pelaksanaan Wisuda Angkatan IV Universitas Pohuwato hari ini berjalan dengan aman, lancar, dan khidmat. Jagalah nama baik almamater Universitas Pohuwato, dan jadilah agen perubahan yang membawa manfaat bagi bangsa dan negara,” tutur Hasman.

Acara pengukuhan ini dihadiri oleh jajaran rektorat, dewan pembina yayasan, perwakilan pemerintah daerah, serta orang tua dan keluarga pendamping mahasiswa. Dengan bertambahnya 250 lulusan baru ini,

Terakhir Hasman yang juga menjabat sebagai Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan ini dengan tegas  mengatakan komitmen Universitas untuk terus meningkatkan mutu pendidikan tinggi yang relevan dengan kebutuhan industri dan pembangunan daerah. (*)

Exit mobile version