Sebanyak 383 Mahasiswa Ikuti Program KKN dan MBKM Universitas Ichsan Gorontalo Tahun 2026

Pembekalan KKN Profesi dan Reguler Angkatan 29, (Sabtu/06/06/2026). (Foto: LP2M Unisan)

GORONTALO – Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Ichsan Gorontalo mencatat sebanyak 383 mahasiswa terlibat dalam berbagai program Kuliah Kerja Nyata (KKN) dan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) pada tahun 2026.

Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Ichsan Gorontalo, Dr. Muhamad Sabir, SE.,M.Si, mengatakan, program tersebut merupakan bagian dari komitmen kampus dalam meningkatkan kualitas pembelajaran berbasis pengalaman lapangan sekaligus memperkuat kontribusi mahasiswa terhadap pembangunan masyarakat.

Menurut Sabir, mahasiswa yang terlibat terdiri atas berbagai program yang dikelola LP2M, yakni 170 mahasiswa KKN Reguler, 151 mahasiswa KKN Profesi, 15 mahasiswa KKN Tematik, 45 mahasiswa Magang MBKM, dan 2 mahasiswa Program Kampus Mengajar.

Foto Bersama Peserta KKN 2026

“Seluruh program ini dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang lebih komprehensif kepada mahasiswa. Mereka tidak hanya memperoleh teori di ruang kuliah, tetapi juga mendapatkan kesempatan untuk mengaplikasikan ilmu pengetahuan secara langsung di tengah masyarakat maupun di instansi mitra,” ujar Sabir, Sabtu (06/06/2026).

Ia menjelaskan, pelaksanaan KKN dan MBKM menjadi sarana bagi mahasiswa untuk mengembangkan kompetensi akademik, kemampuan kepemimpinan, keterampilan komunikasi, serta kepekaan sosial dalam menghadapi berbagai persoalan yang berkembang di masyarakat.

Lebih lanjut, Sabir menegaskan bahwa mahasiswa diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang dapat memberikan kontribusi nyata melalui program-program yang inovatif dan solutif.

“Kami berharap mahasiswa dapat menjadi mitra masyarakat dalam mendorong pembangunan desa, pemberdayaan ekonomi masyarakat, peningkatan kualitas pendidikan, hingga mendukung program ketahanan pangan yang saat ini menjadi salah satu fokus pembangunan nasional,” katanya.

Selain itu, LP2M juga mengingatkan seluruh peserta untuk menjaga nama baik Universitas Ichsan Gorontalo selama berada di lokasi penempatan. Disiplin, etika, tanggung jawab, dan kemampuan beradaptasi menjadi aspek penting yang harus dimiliki setiap mahasiswa.

“Mahasiswa adalah representasi kampus di tengah masyarakat. Oleh karena itu, kami berharap seluruh peserta mampu menunjukkan sikap yang baik, membangun komunikasi yang harmonis dengan masyarakat dan pemerintah setempat, serta menghasilkan program yang memberikan manfaat berkelanjutan,” ujarnya.

Melalui pelaksanaan KKN Reguler, KKN Profesi, KKN Tematik, Program Kampus Mengajar, dan Magang MBKM tahun 2026, Universitas Ichsan Gorontalo terus berupaya memperkuat implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat, sekaligus mencetak lulusan yang memiliki kompetensi akademik, profesional, dan kepedulian sosial yang tinggi. (*)

Exit mobile version