Pertalite Dijual Rp28 Ribu per Botol, Polisi Amankan 91 Liter BBM di Pohuwato

91 Liter Pertalite yang di amankan Polres Pohuwato. (Foto: Polres Pohuwato)

POHUWATO – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pohuwato mengamankan 91 liter bahan bakar minyak (BBM) yang diduga jenis Pertalite dari sebuah kios depot di Desa Wonggarasi Barat, Kecamatan Lemito, Kabupaten Pohuwato, Gorontalo, Minggu, (18/10/2026).

Penindakan tersebut bermula dari informasi yang viral mengenai dugaan penjualan BBM bersubsidi dengan harga melebihi ketentuan. Polisi kemudian mendatangi lokasi sekitar pukul 15.00 WITA untuk memeriksa kebenaran informasi tersebut.

Dari hasil pengecekan awal, petugas menemukan BBM yang diduga Pertalite dijual seharga Rp28 ribu per botol dengan isi sekitar 1,5 liter. Penjual diduga meraup keuntungan sekitar Rp15 ribu dari setiap botol yang terjual.

Kasat Reskrim Polres Pohuwato, Iptu Renly Turangan, S.H., mengatakan pihaknya bergerak setelah menerima informasi dari masyarakat mengenai aktivitas penjualan BBM bersubsidi tersebut.

“Personel kami langsung melakukan pengecekan setelah menerima informasi dari masyarakat. Sebanyak 91 liter BBM yang diduga jenis Pertalite telah diamankan sebagai barang bukti untuk pemeriksaan lebih lanjut,” ujar Iptu Renly.

Menurut Renly, langkah kepolisian tersebut merupakan bagian dari upaya mencegah penyalahgunaan BBM bersubsidi, terutama praktik penjualan yang diduga tidak sesuai dengan ketentuan harga.

Hingga kini, penyidik Satreskrim Polres Pohuwato masih meminta keterangan pemilik kios untuk mendalami dugaan pelanggaran dalam aktivitas penjualan BBM tersebut.

Polres Pohuwato mengimbau masyarakat agar tidak ragu melaporkan aktivitas yang mengarah pada penyalahgunaan BBM bersubsidi. Partisipasi masyarakat dinilai penting untuk menjaga ketersediaan bahan bakar sekaligus memastikan penyalurannya tepat sasaran.

Exit mobile version