Golkar Pohuwato Mulai Panaskan Mesin Politik 2029, Kader Dorong Nasir Giasi Calon Bupati

RAGAMPOST.ID – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Partai Golkar Kabupaten Pohuwato mulai memanaskan mesin politik menghadapi kontestasi 2029. Langkah awal dilakukan melalui Musyawarah Kecamatan (Muscam) yang digelar secara bertahap di 13 kecamatan, ditandai dengan pelaksanaan Muscam di Kecamatan Paguat, Jumat (26/6/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Ketua DPD II Partai Golkar Pohuwato Nasir Giasi, Bendahara Rianto Ismail, Wakil Ketua Bappilu yang juga Ketua DPRD Pohuwato Beni Nento, unsur Forkopimcam Paguat, Ketua PK Golkar Paguat Ismail Abas, serta jajaran pengurus desa dan kader Partai Golkar.

Ketua DPD II Golkar Pohuwato, Nasir Giasi, mengatakan Muscam merupakan agenda organisasi yang wajib dilaksanakan setiap lima tahun sesuai amanat AD/ART partai dan instruksi DPD I Golkar Provinsi Gorontalo. Namun, lebih dari sekadar pergantian kepengurusan, Muscam juga menjadi momentum memperkuat kesiapan partai menghadapi agenda politik mendatang.

“Hari ini kami melakukan penyegaran pengurus di tingkat Kecamatan Paguat. Muscam bukan hanya konsolidasi organisasi, tetapi juga konsolidasi elektoral untuk memastikan kembali kekuatan basis pendukung serta kepengurusan partai hingga tingkat desa,” ujar Nasir.

Ia mengungkapkan, Muscam di Paguat merupakan kecamatan keempat yang telah dilaksanakan. DPD II Golkar Pohuwato menargetkan seluruh Muscam di 13 kecamatan dapat diselesaikan pada Juli 2026.

Setelah itu, partai berlambang pohon beringin itu akan melanjutkan proses konsolidasi melalui Musyawarah Desa (Musdes) di 104 desa yang ditargetkan rampung pada Desember 2026.

Menurut Nasir, ketua Pimpinan Kecamatan yang terpilih nantinya akan langsung diberi tugas melakukan penataan organisasi hingga ke tingkat desa. Evaluasi juga akan dilakukan terhadap kepengurusan desa yang tidak lagi memenuhi syarat karena terbentur aturan netralitas aparatur negara.

“Ada beberapa pengurus desa yang harus diganti karena sudah menjadi ASN, PPPK maupun aparat desa. Regulasi tidak lagi memperbolehkan mereka menjadi pengurus partai, sehingga penyegaran harus dilakukan,” tegasnya.

Selain memperkuat struktur organisasi, Muscam juga dimanfaatkan sebagai forum menyerap aspirasi kader terkait figur yang akan diusung Golkar pada berbagai kontestasi politik mendatang.

Dari hasil Muscam yang telah berlangsung di empat kecamatan, Golkar Pohuwato mengantongi sejumlah nama yang akan diperjuangkan melalui mekanisme partai.

Untuk posisi calon Gubernur Gorontalo, forum mengusulkan dua nama, yakni Ida Syahidah dan Syarif Mbuinga, yang selanjutnya akan diselaraskan dengan hasil survei elektabilitas. Sementara untuk calon anggota DPR RI, kader Golkar tetap memberikan dukungan kepada Rusli Habibie sebagai nama tunggal.

Sementara itu, untuk kontestasi Pemilihan Bupati Pohuwato, kader dari tingkat desa secara terbuka memberikan mandat kepada Nasir Giasi untuk maju sebagai calon bupati.

“Alhamdulillah, saya mendapat amanat dari kader-kader di tingkat desa untuk maju sebagai Calon Bupati Pohuwato. Aspirasi ini tentu akan kami tindak lanjuti sesuai mekanisme dan aturan yang berlaku di Partai Golkar,” kata Nasir.

Usai pembukaan, rangkaian Muscam dilanjutkan dengan sidang pleno pemilihan Ketua Pimpinan Kecamatan Partai Golkar Paguat untuk periode kepengurusan berikutnya. Dengan konsolidasi yang terus berjalan hingga tingkat desa, Golkar Pohuwato berharap mampu memperkuat mesin partai sekaligus menyiapkan strategi menghadapi seluruh agenda politik yang akan datang.

Exit mobile version