Daerah  

Usai PENAS XVII, Ketua KTNA Dorong Produk Pohuwato Tembus Pasar Nasional dan Global

RAGAMPOST.ID – Keikutsertaan Kabupaten Pohuwato dalam Pekan Nasional (PENAS) XVII memberikan hasil yang menggembirakan. Selain menjadi ajang berbagi pengalaman dan pengetahuan bagi peserta, berbagai produk unggulan UMKM serta hasil pertanian asal Pohuwato juga mendapat respons positif dari pengunjung dan calon mitra usaha.

Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Pohuwato mengungkapkan, selama lima hari pelaksanaan PENAS, para peserta memperoleh banyak manfaat melalui berbagai kegiatan, mulai dari pertemuan dengan kelompok tani dan nelayan dari berbagai daerah, pertukaran pengetahuan dan keterampilan, hingga dialog langsung dengan pejabat pemerintah pusat untuk menyampaikan aspirasi yang dibawa dari daerah.

“Dari hasil evaluasi yang kami lakukan, peserta mendapatkan banyak pengalaman baru. Mereka bisa bertukar informasi dan keterampilan dengan peserta dari daerah lain, sekaligus menyampaikan aspirasi kepada para pemangku kebijakan di sektor pertanian dan perikanan,” ujarnya.

Tak hanya itu, pameran yang menjadi bagian dari rangkaian PENAS juga membawa dampak positif bagi pelaku UMKM dan petani Pohuwato. Berbagai produk yang dipamerkan mendapat perhatian besar dari pengunjung hingga laris terjual.

“Seluruh produk yang dibawa dari Pohuwato mendapat sambutan yang sangat baik. Bahkan beberapa produk tidak hanya terjual habis, tetapi juga mendapatkan pesanan lanjutan dari konsumen,” katanya.

Salah satu produk yang menarik perhatian adalah produk olahan VCO asal Kecamatan Paguat. Saat ini, produsen tengah menjalin komunikasi dengan sejumlah calon mitra usaha dari luar daerah.

“Informasi yang kami terima, saat ini sedang berlangsung komunikasi dengan beberapa pihak yang tertarik bekerja sama. Bahkan ada peluang pasar yang lebih luas, meskipun yang paling memungkinkan dalam waktu dekat adalah kerja sama dengan konsumen dari Jakarta,” jelasnya.

Menurutnya, tingginya minat terhadap produk-produk Pohuwato menjadi bukti bahwa hasil pertanian dan olahan masyarakat memiliki daya saing yang kuat. Berbagai komoditas unggulan, terutama hasil olahan pertanian, berhasil terjual habis selama kegiatan berlangsung.

Keberhasilan tersebut, lanjutnya, menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas produksi sekaligus memperluas pasar. Namun, diperlukan dukungan berkelanjutan dari berbagai pihak agar produk lokal mampu berkembang dan bersaing di pasar yang lebih luas.

“Kami semakin yakin bahwa produk-produk yang dihasilkan masyarakat Pohuwato memiliki potensi besar. Tinggal bagaimana dukungan dari pemerintah dan stakeholder terkait untuk membantu pengembangan usaha, baik dari sektor UMKM maupun hasil pertanian yang telah diolah,” ungkapnya.

Ia optimistis, apabila pembinaan dan dukungan terus dilakukan secara serius, maka berbagai produk unggulan Pohuwato berpeluang menembus pasar nasional bahkan ekspor.

“Ke depan, produk-produk Pohuwato dari berbagai sektor sangat berpotensi untuk dipasarkan hingga ke luar daerah bahkan luar negeri. Pengalaman dan hasil yang kami lihat selama PENAS menjadi bukti bahwa peluang itu terbuka lebar,” tambahnya.

Di akhir keterangannya, Ketua KTNA Pohuwato menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan keikutsertaan Kabupaten Pohuwato pada PENAS XVII.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bupati dan Wakil Bupati Pohuwato, serta seluruh organisasi perangkat daerah yang telah memberikan dukungan. Terutama Dinas Pertanian sebagai lokomotif gerakan ini, Dinas Pangan, Dinas Perikanan, Perindagkop, Dinas Kesehatan, Dinas Pariwisata, Dinas Perhubungan, Bappeda, serta para kepala desa dan anggota BPD yang dalam menyukseskan kegiatan puncak, terutama kepada teman-teman dari Pimpinan dan Anggota DPRD Pohuwato,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *