Daerah  

Sinergi BNN dan Pramuka, Saka Anti Narkoba Pohuwato Resmi Dibentuk untuk Perkuat P4GN

Sinergi antara Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Gerakan Pramuka dalam memperkuat upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) kembali diwujudkan melalui pelantikan Pengurus Majelis Pembimbing dan Pimpinan Rintisan Satuan Karya (Saka) Anti Narkoba Tingkat Cabang Kabupaten Pohuwato masa bakti 2026–2031.

Prosesi pelantikan yang berlangsung di Kantor Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Pohuwato, Senin (22/6/2026), dipimpin langsung oleh Ketua Kwarcab Pohuwato, Nasir Giasi.

Pembentukan Saka Anti Narkoba menjadi langkah nyata dalam memperkuat keterlibatan generasi muda sebagai mitra strategis BNN untuk membangun kesadaran masyarakat sekaligus meningkatkan ketahanan terhadap ancaman penyalahgunaan narkotika.

Kepala BNN Kabupaten Pohuwato, Alfred Anwar, yang juga dipercaya sebagai Ketua Majelis Pembimbing Saka Anti Narkoba Tingkat Cabang Kabupaten Pohuwato, menegaskan bahwa perang melawan narkoba memerlukan kolaborasi seluruh elemen masyarakat.

Menurutnya, kehadiran Saka Anti Narkoba bukan hanya sebagai organisasi kepramukaan, tetapi juga sebagai wadah pembentukan karakter, kepemimpinan, dan kepedulian sosial bagi para anggotanya.

“Melalui Saka Anti Narkoba, anggota Pramuka diharapkan mampu menjadi pelopor dalam menyuarakan hidup sehat dan bebas narkoba di lingkungan sekolah maupun masyarakat,” ujar Alfred.

Ia menambahkan, upaya pemberantasan narkoba tidak dapat dibebankan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum dan BNN. Keterlibatan generasi muda dinilai menjadi kunci penting dalam memberikan edukasi serta membangun budaya menolak penyalahgunaan narkotika.

Sementara itu, Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten Pohuwato, Nasir Giasi, mengatakan bahwa Gerakan Pramuka memiliki tanggung jawab besar dalam membentuk generasi yang disiplin, berintegritas, dan memiliki jiwa kepemimpinan.

Karena itu, Saka Anti Narkoba diharapkan menjadi ruang pengabdian yang mampu melahirkan kader-kader muda yang aktif mengampanyekan bahaya narkoba sekaligus menjadi teladan di tengah masyarakat.

“Pramuka harus hadir sebagai agen perubahan. Melalui Saka Anti Narkoba, kami ingin melahirkan generasi yang kuat secara karakter, peduli terhadap lingkungan, dan berani mengatakan tidak terhadap narkoba,” tegas Nasir.

Ia berharap kepengurusan yang baru dapat menghadirkan berbagai program inovatif dan berkelanjutan sehingga pesan pencegahan narkoba semakin luas menjangkau pelajar dan kalangan muda di Kabupaten Pohuwato.

Dukungan juga datang dari Ketua Majelis Pembimbing Saka Anti Narkoba Tingkat Daerah Gorontalo yang juga Kepala BNN Provinsi Gorontalo, Brigjen Pol. Sri Bardiyati. Ia menilai pembentukan Saka Anti Narkoba hingga tingkat kabupaten merupakan strategi penting dalam memperluas pelaksanaan program P4GN melalui pendekatan pembinaan generasi muda.

Menurutnya, anggota Pramuka memiliki potensi besar sebagai mitra BNN dalam menyampaikan informasi, edukasi, dan kampanye anti narkoba secara berkesinambungan karena kedekatannya dengan kalangan pelajar dan pemuda.

Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penandatanganan sejumlah kerja sama strategis antara Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten Pohuwato dengan berbagai mitra sebagai bentuk penguatan pembinaan generasi muda dan kampanye pencegahan narkoba.

Salah satu nota kesepahaman yang ditandatangani yakni antara BNN Kabupaten Pohuwato dan PT Fakta Media Butota selaku pengelola Media Siber Fakta News. Kerja sama ini difokuskan pada penyebarluasan informasi, edukasi masyarakat, serta publikasi kegiatan kepramukaan dan program P4GN melalui berbagai platform media.

Kolaborasi tersebut diharapkan mampu memperkuat kampanye anti narkoba sekaligus meningkatkan peran Gerakan Pramuka dalam mencetak generasi muda yang unggul, berkarakter, dan bebas dari penyalahgunaan narkotika.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *