POHUWATO – Tanah longsor terjadi di kawasan Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) DAM, Desa Hulawa,. Kecamatan Buntulia, Kabupaten Pohuwato, Gorontalo, Rabu, 13 Agustus 2026. Sejumlah penambang diduga tertimbun material longsor.
Informasi mengenai peristiwa tersebut beredar sejak Rabu sore. Longsor disebut terjadi ketika aktivitas penambang sedang berlangsung dikawasan yang berada jauh dari pemukiman warga.
Material tanah dari tebing di area pertambangan tiba-tiba bergeser dan runtuh. Material longsoran kemudian menimbun area tempat para penambang bekerja.
Jumlah korban dalam peristiwa tersebut hingga kamis, 13 Agustus 2026, masih dalam pendataan. Informasi sementara menyebut sedikitnya d lapangan orang menjadi korban, dengan sebagian diantaranya dilaporkan meninggal dunia.
Sebelumnya, lima korban disebut telah berhasil dievakuasi dari lokasi. Empat di antaranya dikabarkan merupakan warga Kecamatan Mananggu, Kabupaten Boalemo.
Kondisi Medan dikawasan PETI DAM menjadi salah satu kendala utama. Lokasi pertambangan berada cukup jauh dari pemukiman dan memiliki akses yang sulit dilalui kendaraan maupun tim penyelamat.
Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari kepolisian mengenai jumlah korban maupun kronologi lengkap kejadian tersebut. (*)










