Plt. Kaprodi Akuntansi Dipercaya Jadi Focal Point, Perkuat Kiprah UNISAN di Jaringan Peneliti Indonesia Timur

Dr. Nur Lazimatul Hilma Soleha, M.Ak, Plt Kaprodi Akuntansi Universitas Ichsan Gorontalo, Saat membawakan Materi (Foto: Istimewa)

GORONTALO – Pelaksana Tugas (Plt.) Ketua Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Ichsan Gorontalo (UNISAN), Dr. Nur Lazimatul Hilma Sholehah, M.Ak., dipercaya menjadi Focal Point dalam kegiatan Workshop Analisis Kebijakan Publik dan Knowledge to Policy bersama Dr. Hijrah Lahaling, M.H.

Kegiatan berlangsung di zarona coffe, pada Jumat (11/09/2026), dan sekaligus menjadi bagian dari program penguatan kapasitas Jaringan Peneliti Indonesia Timur yang dilaksanakan oleh Yayasan BaKTI dan KONEKSI.

Kepercayaan tersebut menjadi bagian dari keterlibatan akademisi Gorontalo dalam memperkuat jejaring pengetahuan dan penelitian di Kawasan Timur Indonesia, khususnya dalam mendorong agar hasil-hasil penelitian semakin dekat dengan proses perumusan dan pengambilan kebijakan publik.

Yayasan BaKTI atau Bursa Pengetahuan Kawasan Timur Indonesia merupakan organisasi yang berfokus pada pertukaran pengetahuan dan informasi untuk mendukung pembangunan di Kawasan Timur Indonesia. BaKTI turut berperan dalam memperkuat jejaring antara peneliti, pemerintah, masyarakat sipil, perguruan tinggi, serta berbagai aktor pembangunan.

Sementara itu, KONEKSI merupakan program kemitraan pengetahuan dan inovasi Australia–Indonesia yang mendorong pemanfaatan pengetahuan dan hasil penelitian untuk mendukung kebijakan dan pembangunan yang lebih inklusif dan berkelanjutan. Kolaborasi BaKTI dan KONEKSI menjadi ruang strategis dalam meningkatkan kapasitas sekaligus memperluas jejaring para peneliti, terutama di Kawasan Timur Indonesia.

Workshop Analisis Kebijakan Publik dan Knowledge to Policy merupakan bagian dari program rutin penguatan kapasitas Jaringan Peneliti Indonesia Timur. Melalui program ini, para peneliti didorong agar hasil penelitian tidak berhenti pada laporan dan publikasi ilmiah, tetapi dapat diterjemahkan menjadi pengetahuan, bukti, serta rekomendasi yang relevan bagi proses pengambilan kebijakan.

Dalam kegiatan tersebut, Dr. Nur Lazimatul Hilma Sholehah, M.Ak. bersama Dr. Hijrah Lahaling, M.H. mengambil peran sebagai Focal Point. Keduanya diharapkan dapat memperkuat koordinasi, proses pembelajaran, pertukaran pengetahuan, serta pengembangan jejaring antara peneliti dan berbagai pemangku kepentingan.

Workshop ini memberikan penguatan kepada peserta mengenai bagaimana memahami persoalan publik secara sistematis, membaca proses dan konstruksi kebijakan, memetakan pemangku kepentingan, mengolah bukti penelitian, serta menerjemahkan hasil riset menjadi rekomendasi yang relevan dan dapat digunakan oleh pengambil kebijakan.

Rektor Universitas Ichsan Gorontalo, Dr. Juriko Abdussamad, M.Si., memberikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada Dr. Nur Lazimatul Hilma Sholehah, M.Ak. untuk mengambil peran sebagai Focal Point dalam program BaKTI–KONEKSI bagi Jaringan Peneliti Indonesia Timur.

Menurutnya, keterlibatan Plt. Ketua Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi UNISAN dalam jejaring tersebut menjadi hal positif bagi universitas, terutama dalam memperluas jejaring akademik dan penelitian serta meningkatkan kontribusi perguruan tinggi terhadap pembangunan daerah.

“Kami memberikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada Dr. Nur Lazimatul Hilma Sholehah, M.Ak. sebagai Focal Point dalam program ini. Kepercayaan tersebut merupakan kesempatan yang sangat baik untuk memperluas jejaring, membangun kolaborasi, serta membawa pengalaman dan pengetahuan yang dapat memperkuat ekosistem penelitian di Universitas Ichsan Gorontalo,” ujar Dr. Juriko Abdussamad, M.Si.

Rektor berharap keterlibatan tersebut tidak berhenti pada kegiatan workshop, tetapi mampu memberikan dampak yang lebih luas bagi pengembangan kapasitas dosen dan peneliti di lingkungan UNISAN. Pengetahuan, pengalaman, dan jejaring yang diperoleh diharapkan dapat ditransformasikan menjadi kolaborasi penelitian serta penguatan kapasitas akademik di lingkungan universitas.

Sementara itu, Dr. Nur Lazimatul Hilma Sholehah, M.Ak. menilai bahwa pendekatan Knowledge to Policy menjadi semakin penting di tengah tuntutan agar penelitian perguruan tinggi memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

“Penelitian tidak cukup hanya berakhir pada publikasi ilmiah. Tantangan kita adalah bagaimana hasil penelitian dapat diterjemahkan menjadi pengetahuan yang mudah dipahami, masuk ke ruang kebijakan, dan pada akhirnya memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Karena itu, kemampuan Knowledge to Policy menjadi sangat penting bagi peneliti,” ungkapnya.

Menurutnya, salah satu tantangan yang masih perlu dijawab adalah adanya jarak antara hasil penelitian dan kebutuhan pengambil kebijakan. Peneliti tidak hanya dituntut menghasilkan bukti ilmiah yang kuat, tetapi juga perlu memahami bagaimana bukti tersebut dikomunikasikan, kepada siapa disampaikan, serta bagaimana rekomendasi penelitian dapat masuk pada momentum yang tepat dalam proses kebijakan.

Keterlibatan Dr. Nur Lazimatul Hilma Sholehah, M.Ak. dan Dr. Hijrah Lahaling, M.H. sebagai Focal Point diharapkan semakin memperkuat keterhubungan para peneliti di Gorontalo dengan Jaringan Peneliti Indonesia Timur. Jejaring tersebut menjadi ruang strategis untuk bertukar pengetahuan, membangun kolaborasi lintas perguruan tinggi dan lembaga, serta mempertemukan hasil-hasil penelitian dengan kebutuhan pemerintah dan pemangku kepentingan.

Bagi Fakultas Ekonomi Universitas Ichsan Gorontalo, keterlibatan Plt. Ketua Program Studi Akuntansi dalam program ini juga menjadi momentum untuk semakin mendorong budaya penelitian yang berorientasi pada dampak. Penelitian tidak hanya diarahkan pada pencapaian luaran akademik, tetapi juga diharapkan mampu berkontribusi terhadap penyelesaian persoalan pembangunan dan menyediakan bukti yang relevan bagi kebijakan publik.

Melalui sinergi BaKTI, KONEKSI, Jaringan Peneliti Indonesia Timur, perguruan tinggi, pemerintah, dan berbagai pemangku kepentingan, diharapkan semakin banyak hasil penelitian dari Kawasan Timur Indonesia yang dapat hadir dan diperhitungkan dalam ruang-ruang pengambilan keputusan.

Kepercayaan kepada Plt. Ketua Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi UNISAN sebagai Focal Point sekaligus memperlihatkan semakin terbukanya ruang bagi akademisi Universitas Ichsan Gorontalo untuk mengambil peran dalam jejaring pengetahuan yang lebih luas, membangun kolaborasi strategis, serta berkontribusi dalam mendorong kebijakan publik berbasis bukti.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *